… Kalau dalam percakapan sehari-hari, lontaran pertanyaan tentang “usia” mungkin akan dijawab dengan bermacam-macam reaksi… dari mulai umpatan dalam hati “Gak sopan lu nanya2 umur gue… emangnya gue keliatan tua ya??”, atau seruan “Ih…mau tauuu aja…!?”, sampai alis terangkat diiringi ucapan “…Umur gue 25. Knapa gituh ?”

Gue sendiri lebih milih untuk nggak menanyakan umur seseorang (kecuali kalo memang diminta atau orang ybs dengan sukarela memberitahukan usianya), karena kebanyakan orang menganggap pertanyaan tentang usia ini adalah topik-yang-sensitif. Nanti toh dengan sendirinya gue akan mengetahui umur mereka. Seringnya sih saat gue mengetahuinya, gue suka rada kaget aja. Kaget, karena gue sering menemukan : ada beberapa diantara mereka yang tampak lebih muda dari usia asli-nya, tapi… nggak sedikit juga yang tampak lebih tua dari usia aslinya, hehe. Ini menarik aja.

Dalam kurun waktu 30 tahun terakhir, banyak penelitian yang membuktikan bahwa stress, gaya hidup, jenis makanan yang dikonsumsi, sampai jenis pekerjaaan & kondisi perkawinan mempengaruhi kondisi tubuh, pikiran & tingkat harapan hidup manusia. Itu lebih ke efek jangka panjang. Efek jangka pendeknya : semua hal yang gue sebutkan di atas terbukti mempengaruhi “penampilan & penampakan” manusia. Bisa jadi juga yang terjadi adalah usia aseli versus usia “yang terlihat”. Pernah gak bertemu dengan guru TK atau SD yang dulu ngajar kita dan melihat wajah & penampilannya nyaris nggak berubah seperti 20 tahun yang lalu saat masih mengajar kita ? Atau, bertemu seorang teman satu sekolah jaman SMU yang udah lamaaa nggak ketemu (let’s say dulu dia “kembang”nya sekolah lo, school-idol atau bintang basket/sepakbola), trus pas ketemu di reuni, statusnya “eksekutif muda” tetapi penampilannya “eksekutif tua”…? Belum lagi pas ngobrol, yg diobrolin kalo nggak soal kena asam urat, kolesterol tinggi, atau mengeluhkan kerjaan yang hectic & bikin stress, harga uang pangkal sekolah TK-nya anak yang gini-hari kok mahal banget & harga sembako (& susu buat anak) yang kian melejit-selangit ?  Gue pernah berada dalam situasi ini 😀
Hoho, gue gak bilang bahwa gue yg sekarang ini sehat, awet muda, bebas stress, blah-blah-blah… nggak kok. Selayaknya manusia normal, Gue pernah sakit. Stress pun pernah menghinggapi gue (jangan dikira pindah rumah, pindah ke negara lain & membangun hidup baru disana tu nggak stress… soalnya itu bukan wisata jalan-jalan). Gue juga makan junk-food (mind that I’m a HUGE fan of BK-Whopper & McFlurry), gue sering kena anemia & gue pake kacamata minus.
Yang mau gue sampaikan disini adalah : pilihan kita dalam hal cara menghadapi stress, memilih & menjalani gaya hidup, mengkonsumsi makanannya sehari-hari, sampai menjalani kesibukan aktivitas pekerjaaan, status & kondisi perkawinan… itu semua akan mempengaruhi diri kita; baik itu mempengaruhi ketahanan usia ataupun mempengaruhi penampilan lahir-batin (entah itu membuat kelihatan lebih bugar & sehat atau kelihatan lebih tua & ringkih).

Semalam, gue iseng masuk ke sebuah link situs di Yahoo!, karena baca kalimat “find out your “REAL” age !”. Hoho, gue jadi penasaran buat ngambil tes ini. Pengen tahu, dengan kondisi badan gue yang akhir2 ini sering berasa crappy, usia tubuh gue yang “sebenarnya” tu berapa yaaaa?? (versus usia lahir gue). Alamat situsnya di http://www.realage.com/default.aspx , situs ini merupakan situs layanan kesehatan yg diasuh salahsatunya oleh Dr. Mehmet Oz (yang sering nonton OprahShow pasti tahu siapa dia). Jangan takut, test-berbasis-kuesioner di situs ini ilmiah & juga memperhitungkan faktor kelompok ras Asia, kebiasaan sehari-hari & negara dimana kita tinggal. Jadi ya bukan kuesioner yang based on bloody-unhealthy-American-lifestyle 😛 Tujuan dibuatnya test ini ujung2nya juga untuk mengkampanyekan pilihan hidup-sehat.

Setelah mengisi berbagai kuesioner yang pertanyaanya cukup banyak namun mendetil, well.. i’m (a bit) surprised when i found out my “REAL” age 😛 Alhamdulillah, masih dikasih karunia hidup sehat, lahir & batin. Meskipun begitu, dalam overview-nya disebutkan kalo gue harus mengkonsumsi suplemen vitamin E-C, zat besi & asam folat, PLUS, gue harus RAJIN BEROLAHRAGA 😛 Hahahaaa… betul tu, meski gue jarang ngemil snack, gue menggemari sayur, buah & produk2 susu, tapiiiii sejak tinggal disini yah gue males olahraga 😛 Dulu sih pas di Jakarta masih kemana-mana jalan kaki & naik bus. Disini ? Kalo perlu aja baru keluar & jalan kaki. Itupun paling-paling jalan kaki ke Supermarket di basement apartemen 😛
Oia, si Baim pun akhirnya ikutan mengambil tes yang sama, terprovokasi setelah mengetahui “real” age gue  😛 Hasil “real” age-nya Baim ? Let’s say gue dapet suami “brondong” lah… (lebih muda beberapa bulan aja sih dari bulan lahir gue, wahahahahahaaa…)

Jadi… penasaran dengan “usia” asli tubuh anda-anda semua ? Ingin menilik ulang kebiasaan-hidup yang anda jalani sekarang ? Atau ingin mendapatkan review & rancangan yang “personalized” untuk menjalankan hidup sehat ?? Just log in to this website, click bulatan oranye yang bertuliskan “take-the-RealAge-test“. Sedikiit bersabar-lah untuk mengisi semua kuesioner & menunggu hasilnya… Tidak lama kemudian,  voila, u’ll get your “Real” age & your body condition’s overview  😉

Kalo udah ambil test-nya… berarapun hasilnya, yuk kita buat pilihan-pilihan yang bijak agar bisa hidup lebih sehat, sehat lahir & sehat batin 😉

(amiiiin !!)