Oreo CheeseCake
June 3rd, 2009
Hehe, baru saja membuat Oreo Cheesecake ini kemarin siang dan… BERHASIL !
Cheesecake ini memang makanan-surga; i {heart} cheesecake-lah. Biasanya gue & Baim menikmati cheesecake untuk merayakan event2 istimewa, kayak saat kencan bareng, ngerayain makmurnya idup saat baru gajian (hehee) & pas ulangtahun. Nah, berhubung 3 Juni ini suamikuh tercintah berulang tahun (yup, TODAY
), maka dari itu gue pengeeeeeen sekali membuatkan sesuatu yang spesial untuk dirinya. Salah satu pilihannya jatuh ke : bikin Cheesecake
Trus, berhubung di rumah nggak ada oven (purba banget ya
), jadilah gue hunting resep cheseecake yang no-bake saja, alias tanpa dipanggang. Kebayang-bayang… Baim kan sukanya rasa cokelat; tapi gimana ya menyajikan rasa cokelat yang lushious & nggak overpowering lembutnya krim keju & whip cream ? A-HA, bikin oreo cheesecake aja ![]()
Untuk resep, tips & teknik pembuatan cheesecake-nya, gue bertanya kepada dua ahli bakery keluarga Batarfie : Mutia (adeknya Baim) & Amalia (sepupu). Kata suhu-Mutia, yang terpenting untuk membuat cheesecake-nya nggak mblenyek adalah takaran gelatin. Sementara suhu Amalia bilang bahwa kesuksesan pembuatan cheesecake itu ada di kekakuan hasil kocokan whipped-cream & mengolah semua bahan pada suhu dingin yang pas… oleh karena itu, sebaiknya pengocokan whip cream dilakukan dalam mangkuk yang sudah didinginkan terlebih dahulu, supaya whip-cream nggak mencair & tetap firm. Mantap deh nasehat-nasehat para ahli bakery ini ![]()
Sekarang giliran alatnya. Nggak ada loyang springform (bongkar-pasang) ? Cincay-lah, bisa pakai loyang alumunium diameter 20 cm. Hanya saja… udah gak punya oven, gue gak punya mixer listrik pula, huwaaaa
Kebingungan, gue tanya saja ke Amalia & Mutia : boleh nggak ngocok cream-cheese & whip cream-nya pake blender aja ? Dan keduanya kompak menjawab : jangan ! mendingan pake balloon whisker !! Hoho… baiklah, aku akan menuruti nasihat suhu-Mutia & suhu-Amalia, meskipun resikonya setelah mengocok whip-cream manually pake’ balloon whisker adalah lengan jadi kekar-sebelah & tangan tremor… ![]()
Anyhoo, gue juga melongok ke blog ini untuk melihat resep no-bake oreo cheesecake lainnya; resepnya “user-friendly”, tapi bahannya cukup banyak yah. Setelah menghitung ulang & memadukan kedua resep yang ada, akhirnya gue mulai membuat Oreo Cheesecake dengan bahan-bahan berikut :
- 3 bungkus Oreo
- 65 g butter, melted
- 2 tbsp sweetened condensed milk
- 2 tbsp susu cair full cream
- 1 tbsp gelatine powder
- 3 tbsp hot-boiling water
- 250 g (1 kotak) Cream cheese (gue pakai Philadeplhia Kraft)
- 50 g gula halus (icing sugar)
- 200 g whipping cream (biasanya dijual ukuran 1 kotak tetrapak)
Cara buat :
1. Pakai 1,5 bungkus oreo (atau sekitar 16 keping biskuit sandwich oreo) untuk membuat adonan isi. Sisa biskuit oreo-nya gunakan untuk hiasan & dibagi jadi dua bagian : satu bagian dibuat coarsely chopped, sisanya dibiarkan utuh.
Dasar cheesecake :
2. Pisahkan ke-16 biskuit cokelat oreo dari krim isi-putihnya. Sisihkan krim putihnya, jangan dibuang
3. Hancurkan biskuit oreo tanpa-krim sampai menjadi remah halus.
4. Dalam sebuah mangkuk, campur remah biskuit halus dengan mentega cair (dilelehkan), krim isi-putihnya Oreo & condensed milk. Aduk sampai tercampur merata, sambil ditambahkan susu cair sesendok demi sesendok. Ini menjadi adonan dasar kue.
5. Setelah tercampur merata, tuang adonan dasar kue ini ke loyang kue, ratakan sampai padat & tekan-tekan hingga menutupi seluruh dasar loyang. Dinginkan dalam kulkas (refrigerator) selama membuat adonan isi cheesecake.
Isi cheesecake :
6. Larutkan gelatine dalam air panas. Diamkan sebentar
7. Kocok cream cheese bersama gula halus sampai tekstur cream cheese jadi lembut & creamy. Kemudian masukkan larutan gelatin, aduk rata. Simpan dalam kulkas.
8. Kocok whip-cream sampai mengembang & agak kaku serupa mousse (jangan sampai terlalu kaku)
9. Campurkan kocokan whipped-cream ke dalam adonan cream cheese. Aduk perlahan (gently stir) dengan spatula sambil menambahkan potongan biskuit oreo yang coarsely chopped. Jangan terlalu lama/terlalu bersemangat mengaduk adonan isi cheesecake supaya whipped cream tidak kempes (kehilangan volume) & tidak mencair. Cukup aduk perlahan 4-5 kali
10. Tuang 1/2 adonan isi cheesecake ke dalam loyang berisi adonan dasar (yang sebelumnya didinginkan); di atasnya, susun sisa biskuit oreo yang masih utuh. Kemudian, tuangkan seluruh sisa 1/2 adonan isi cheesecake. Ratakan permukaan cheesecake dengan spatula
11. Tutup cheesecake dengan alumunium foil. Dinginkan selama 4-6 jam (atau semalaman lebih bagus) dalam kulkas. Keluarkan oreo cheesecake saat hendak disajikan. Selalu simpan sisa kue dalam kulkas.
Hasilnya ?

Slurrrrpppp...!! =P~

...aaaahhh...

Grraukk... graukkk... nyammmm!
Sooo yummmmy !:-D
… Ambil sepotong lagi, aaah ![]()
Related posts:
Categories: Aini & Baim, gallery, moi kitchenette | Tags: dapur, kuliner, oreo cheesecake, penang




waaaa.. so yummy!!! i nk sepotong!!
baim akan menjadi semakin berisi dan berketak selepas ini.. hahahah
wau… aini.. sedapnyaa nampak.. nak rasaa laaa
mau…..
Waaaah mantabs banget deh Ai! Jadi tergoda untuk bikin juga…
[...] gue beli
Siangnya saat Baim udah berangkat ke lab barulah gue juggling berusaha membuat cheesecake ini. Leganya, pas Baim pulang, cheesecake-nya udah mangkrem dengan aman-tenang-damai di sudut terujung [...]
halo mba, ijin link resepnya ya.. i tried this one last week. yummy.. makasi loh..
[...] Resepnya dapet dari sini. [...]
Halo Rohmah… monggo boleh buat di-link
sama-sama ya. Oia, tadi abis berkunjung ke food-diarynya & aku sukses terngiler-ngiler 
mbak Aini,
salam kenal, lihat caranya tampak simple (sok bisa, he..he..). tapi kasusnya sama saya ga punya loyang bongpas juga. itu nanti setelah jadi cheesecake-nya cara mengeluarkan dari loyangnya langsung dibalik aja, atau bagaimana?
terimakasih sebelumnya
hehe, cheesecake macam ini memang simpel kok bikinnya

wah… aku blom pernah coba bikin di loyang biasa. cara ngeluarin dg dibalik gini rawan bikin kuenya pecah. Mungkin ngeluarinnya bisa langsung dibalik aja, tapi sebaiknya sebelum bikin, dasar loyangnya dilapis kertas roti dulu kali ya… biar nggak lengket gitu.
Tapi memang hasilnya akan lebih bagus klo pake loyang bongpas
haaai aini salam kenal yah.. aku suka postingan ini.secara aku juga gaka punay oven hihihi. tengkyu yah. enak keliatannya. oya aku tau ini blog dari temen. ijin share
Permisi,mau nanya,itu kalau tidak disimpan dalam kulkas bisa sampai berapa lama ya supaya tidak meleleh? Terima kasih
Sekitar 1-2 jam kali yah kalau di ruangan berAC. Kalau ruangan nonAC kurang dari itu
gelatin itu ada brp mcm ya?soalnya q jg prnh dngr yg lmbran,sama ga gunanya n susah ga carinya?
Thank u for sherin the recipi
Saya paling suka cheesecake…semua temen2 saya kl lg mau berkujung ketempat sayamereka sll minta suguhin cheesecake….anyway thx ya sm resep cheesecakenya