April 17th, 2011
… maksudnya, berhasil jadi brownies gitu 
Lha emangnya selama ini nggak pernah berhasil bikin brownies ? Dengan jujur akan gue jawab : nggak
*doeengg*

Brownies biasanya dikelompokkan jadi dua jenis : brownies yang crumbly (berremah) & gurih kayak buatan bakerynya adek gue, atau brownies yang teksturnya fudgy dengan bagian atasnya berkerak tipis-kering & manis. Yang menantang dari bikin brownies adalah : menentukan berapa lama si brownies seharusnya dipanggang, agar matang dengan citarasa pas. Maksudnya nggak overbaked, tapi nggak setengah matang… Selengkapnya
Categories: gallery, gilamakan, moi kitchenette | 7 Comments
April 17th, 2011
Di suatu malam saat kencan berdua (ciyeeee, kesampean kencan nih yee
), gue & Baim melipir ke Gelatissimo buat ngaso-ngaso sambil memuaskan hasrat untuk makan yang manis-manis. Yup… no matter how full you are, there’s always a space for dessert ! Kami pesan sundae ice cream & minuman italian hot chocolate. Giung, giung deh abis makan es krim minumnya hot chocolate 

Saat pesanan kami keluar, Baim langsung asyik dengan si eskrim… sementara gue menatapi si italian hot chocolate : bingung gimana minumnya… Selengkapnya
Categories: gallery, gilamakan, moi kitchenette | 4 Comments
March 28th, 2011
Susye kalo udah punya anak, tapi gak punya babysitter a.k.a the so-called-mbak : pengen pacaran berduaan kayak jaman-dahulu-kala (saking udah lamanyaaaa gak pacaran berduaan), tapi anak nggak bisa ditinggal. Akhirnya, mentok-mentok pacaran di rumah aja pas anak lagi bobo, atau pas anak lagi main sama para eyang
Di lain sisi, ternyata ngirit juga sih pacaran di rumah : tinggal siapin film donlotan sama ngacir ke Indomaret beli cemilan (atau menjarah isi kulkas). Nggak abis waktu buat ngantri beli tiket bioskop, cari resto tempat makan sesudahnya ataupun keluar duit ekstra buat parkir *menghibur-diri* *padahal sesekali pengen juga
Categories: gallery, gilamakan, moi kitchenette | 6 Comments
March 28th, 2011
Preserving Traditions ini adalah proyek ‘gak resmi’ antara bokap-nyokap & gue : mendokumentasikan masakan rumahan yang selama ini ‘tercipta’ dari tangan ibu-ayah (dan Agam, juga ? Ayo Agaaam… bikin sambel tempe-mu yang terkenal ituh !)
Yup, yang didokumentasikan disini adalah resep-resep masakan ‘pengikat’ lidah & ‘penambat’ hati para anggota keluarga, yang sukses memanggil-manggil kami untuk pulang & menikmatinya bersama-sama 
Sebagai model pertama, dijepretlah salah satu resep sarapan andalan keluarga : Bubur Tinotuan a.k.a Bubur Manado.
Kalo di rumah lagi kumpul formasi lengkap, bokap suka bikin bubur ini untuk sarapan… dan cemilan sebelum… Selengkapnya
Categories: gallery, gilamakan, moi kitchenette | No Comments
July 14th, 2010
Meski banyak yang bilang kalau menjadi ibu adalah pekerjaan termahal didunia (bayarannya CINTA & ridho Allah, bo’
), pekerjaan termulia di-seantero jagad raya, pekerjaan terindah yang pernah ada… tetap aja, kalau udah teler-meler-subeler rasanya pengen ngambil cuti juga 
Tapi gimana mo ngambil cuti, kalau ternyata salahsatu jobdesc menjadi ibu adalah jam kerjanya 24/7 ? Yah… minimal kudu punya me-time sendiri laa. Apalagi buat SAHM macam gue, ada laa masa-masa dimana mata pengen melihat dunia luar juga setelah sepet melihat pemandangan dinding rumah lagi-dinding rumah lagi. Tapi sekarang gue nggak bisa seenaknya lenggang kangkung ayun-kaki… Selengkapnya
Categories: gilamakan, story lounge, with friends |
Tags: me-time, motherhood, rumahtangga | 3 Comments
January 23rd, 2010
Sebenarnya udah rada “telat”, seminggu yang lalu sih… tapi, pengen cerita ajah. Gue berharap semoga promo seperti ini bakal sering-sering ada lagi 
Beberapa minggu terakhir ini kayaknya telinga Baim udah pengeng tiap kali mendengar rajukan gue : “Baiiiim… aku laper…!”. Tapi serius, perut gue emang berasa lapeeeer melulu… nggak siang, nggak tengah malem : LAPER. Sesisir pisang bisa habis dalam waktu 2 hari saja, begitu pula dengan buah lainnya kayak pepaya. Pernah juga tengah malem terbangun, laper & masak bubur havermut susu. Kayaknya kalo dari setiap rajukan itu menghasilkan duit RM1, kami udah bakal jadi… Selengkapnya
Categories: Aini & Baim, gilamakan |
Tags: food, kenny_rogers, promo, story | 6 Comments
November 28th, 2009
Nggak ada yang nggak mungkin, selama mau diusahakan
Nasihat tersebut merujuk ke usaha gue (dan Baim, pastinya) dalam rangka mencari keberadaan pempek di seantero pulau Pinang. Huweeeeh, awet banget dah ngidam yang satu ini : pengen makan Pempek. Sampe di Penang pun, masiiiiih aja pengen ngunyah pempek. Padahal pas di Jakarta udah nggak terhitung berapa kali gue menggasak pempek & berapa mangkuk asam cuko yang ditenggak… *ceritanya lagi sakaw pempek* 
Setelah tanya ke sana-sini, gue dapat kisikan bahwa di Penang ada mahasiswa Indonesia yang jualan pempek di deretan ruko dekat asrama kampus. Ternyata, itu… Selengkapnya
Categories: gilamakan, moi kitchenette, story lounge |
Tags: dapur, Indonesian cuisine, pempek, resep pempek | 1 Comment
November 6th, 2009
Hehee… kembali lagi ke ulasan aktivitas makan-memakan
Sepertinya (dan gue harap…) si baby ini tumbuh dengan selera lidah Indonesiawi yang kental, karena emaknya baru bisa banyak-banyak makan setelah kemaren pulang ke Jakarta
Yah, logisnya sih kebetulan aja (deraan) trimester pertama gue berakhir pas kemaren pulang mudik; makanya nyampe di Jakarta & Bogor langsung kalap menggasak berbagai makanan favorit yang sudah sekian lamanya diidam-idamkan
Setelah J.Co & pempek, hidangan sasaran ngidam berikutnya adalah…
… Nasi Timbel 
Sejak terdampar di sebuah kota bernama Bogor, gue jadi nyandu melahap sayur lalapan & sambalnya… Selengkapnya
Categories: gilamakan |
Tags: bogor, kuliner, nasi timbel m-11 | 4 Comments
August 16th, 2009

Suka iga bakar ?? Nah… ada satu tempat makan baru lagi di Jakarta, yang menyajikan hidangan iga bakar nan lezat & masuk daftar “wajib-kunjung”
Sepulangnya dari Bogor kemarin, acara makan-makan lainnya sudah menanti
Kali ini, giliran Ali & Agam mendaulat ibu-ayah & gue untuk makan-makan di sebuah resto bernama Sapi Bali. “Enak, kak !!” seru Ali & Agam berpromosi, “Lu kudu coba iga sapi bakar-nya. Gue jamin, lu bakalan nagih, Kak !”
Wait; nama restonya = Sapi Bali ? Nama Sapi… Selengkapnya
Categories: gilamakan |
Tags: 2009, appetizer, ayah, bag, bali, bogor, daging, dip, foto, ibu, Jakarta, kecap, minum, minuman, mo, mum, panas, pindah, pulang, sambal, spa, taman, tas, teh, unik | 1 Comment
August 15th, 2009
Dalam setahun ini saat pulang & sowan ke Bogor, gue selalu membawa kamera dan laptop gue. Hihi, soalnya suka tiba-tiba pengen ngaso ke Kebun raya sambil hunting foto
Tapi pas Juli kemarin pulang… gue mengurungkan niat untuk bawa kamera ke Bogor. Alasannya sederhana : repot bin berat, BO’
Soalnya harus bawa baju, toilettries, trus bawa laptop dan kamera pula… hwalah, repot. Berat pula. Kalau ke Bogornya berdua Baim sih boleh-boleh aja… karena segala baju & toilettries kami biasanya akan dijejalkan didalam ranselnya Baim, sementara gue cukup memanggul ransel berisi kamera & laptop (maklum, pasangan hippie-berransel
). Dan… sesi hunting-foto nggak akan menarik kalau nggak dilakukan bersama Baim.
Maka Juli kemarin, setelah menghabiskan beberapa hari di Jakarta, berangkatlah gue ke Bogor tanpa si kamera tercinta.Kameranya diistirahatkan di kamar gue di Jakarta. I think i’ll save the hunting session @ kebun raya buat nanti aja dijajal bersama Baim, sambil piknik berdua lagi 
Sesampainya di Bogor, acara wisata kuliner pun dimulai…
… Selengkapnya
Categories: family room, gallery, gilamakan |
Tags: bogor, capulaga bakery, foodsylist, Indonesian culinary adventure | 6 Comments