14Setelah puas berlibur… ngibing kensana-kemari & berwisata-kuliner… nomaden Jakarta-Bogor untuk ganti-gantian tinggal di rumah orangtua kami… & selama 3 minggu tidak bisa berduaan saat weekends karena harus mengunjungi & bertemu sanak-saudara… akhirnya, kami kembali lagi ke rutinitas semula… ke kehidupan sehari-hari yang dijalani di Penang… πŸ™‚

Sepulangnya kami dari JKT, rumah yang kemarin kami tinggalkan sejenak kini kembali “hidup”. Meja-meja & seisi rumah dibersihkan, seprai tempat tidur diganti dengan yang bersih, alat elektronik kembali dipasang. Gue kembali (harus) mencuci baju, Baim kembali sibuk dengan risetnya, kulkas & rak makanan kembali diisi… & dapur pun kembali ngebul (alhamdulillah πŸ˜€ ). Gas LPG 14kg yang kami beli Agustus tahun lalu, masih juga belum habis πŸ˜› Beberapa hari ini, gue udah kembali bolak-balik ke toko bawah untuk belanja persediaan sayur, daging, beras, bumbu-bumbu & (pastinya) cemilan buat Baim.

Ada kabar baik juga : feedback dari “notice for submission of thesis” yang Baim ajukan sudah Baim terima πŸ˜€ Sekarang Baim lagi konsen ke finalizing thesis, yang mana… gue bakalan banyak dicuekin πŸ˜› Yasudah, nggak apa2… i’ll keep myself entertained until Baim finish his thesis πŸ˜›

Trus… Sabtu minggu lalu, Baim & gue ikut acara “Jalan-Jalan Cari Makan”Β  πŸ˜€ Macam Penang-Culinary-Adventure gitu, bareng kawan2 Parlimail. Diskusi & beritanya disebar di jaringan gmail sesama kawan2 parlimail, dan ini adalah resmi pertama kalinya gue ikut rombongan ahli-parlimail dalam acara culinary-adventure mereka πŸ˜€ Sesuai kesepakatan, semua ahli-Parlimail yang mau ikut harus ngumpul jam 8 a.m di CS-USM. Tujuan wisata kulinernya meliputi daerah Georgetown-pulau Penang & Seberang Prai, sekalian mengunjungi rumah barunya Emme & Nando πŸ˜€ Susunan acaranya sebagai berikut (sesuai tulisan Zue) :

8 am: kumpul kt school and gerak ke Transfer Road
8.30 am: sarapan roti canai kt Transfer Road

9.30 am: pick up bb fazz at skul & gerak ke rod wok bagan

10-11.15 am : R&R Bworth, jln2, sun bath @ jln2 kt rod wok bagan (bg sarapan hadam skit)
12pm :Β  mkn ikan bakar kepala batas.
2pm: solat kt zohor kt masjid Tlk Air Tawar
3pm: buah cicah pantai bersih
4.30pm: R&R juru, solat Asar
5.30pm: Mee Ketam+Udang/Nasi Ketam+Udang
7pm: pulang ke penang + penutup
…OK, demi menyiapkan kompartemen yang cukup untuk segala jenis makanan itu, semalam sebelumnya gue harus puasa dulu πŸ˜›
Sabtu paginya, setelah menunggu Irfan beres bolak-balik rumah-USM-rumah, kami bergerak ke Transfer Road – Georgetown… Disana sudah menanti roti bakar telur, roti canai & kari daging πŸ˜›

Transfer Road : masih pagi, masih sepii...
Transfer Road : masih pagi, masih sepii...

...berlatar belakang landmark-nya Penang : gedung KOMTAR
...berlatar belakang landmark-nya Penang : gedung KOMTAR
...inilah suasana pagi di warung roti canai Transfer Road
...inilah suasana pagi di warung roti canai Transfer Road

4

Membahas rute wisata kuliner, sambil nunggu pesanan datang (^^)
Membahas rute wisata kuliner, sambil nunggu pesanan datang (^^)
...akhirnya, datang juga pesanan kami (^^) Roti Canai & Beef Curry !
...akhirnya, datang juga pesanan kami (^^) Roti Canai & Beef Curry !

FYI, bagi mereka yang bisa menghabiskan lebih dari selembar roti canai & beberapa suap kari-daging, salut deh !! Kalau gue sih makan selembar aja udah berasa kenyaaaaang… padahal perutnya tipe perut-karet πŸ˜›

Selanjutnya, kami kembali ke USM untuk menjemput Kak Ilah yang baru balik dari rumahnya di Taiping-Perak. Sehabis itu, langsung menyebrang menuju Butterworth, melewati jembatan pulau Pinang πŸ˜€ Tujuan berikutnya : Flea Market @ Rope-Walk. Disini, pas jalan-jalan ke toko kelontong bersama Aca, yang tadinya gue nggak niat beli apa-apa malah beli… 2 bungkus petasan banting ! Kata Aca : “Buat main di pantai !!”. Hwaaaah, gue benar2 “termakan” nih oleh godaan si Aca πŸ˜› Benar2 hanya beli 2 bungkus petasan banting… sisanya kami berkelana keluar-masuk satu toko ketoko lain, keliling-keliling pasar, liat2 jualan uang koin kuno & nyoba-nyobain sunglasses murah tanpa berniat beli πŸ˜› Puas keliling2, beli air-soya (sari kedele) depan pasar, sambil nepuk2 wajah pake oil face-paper (panas bo’, muka jadi greasy, hehee…)

Lepas dari Flea Market Rope Walk, ternyata udah dekat dengan jam makan siang. Langsunglah kami semua bergerak menuju wilayah Kepala Batas, untuk acara selanjutnya : makan siang di restoran seafood bakar !! πŸ˜€Β  Kata Nando, harus buruan kesana kalau mau kebagian tempat… lewat dari jam 12, udah pasti nggak kebagian tempat & lauk seafood yang enak. Yo wis, gue & Baim mah ngikut ajaaa… πŸ˜€

...inilah tempat makan siang kami...!
...inilah tempat makan siang kami...!

pilih sendiri seafoodnya, minta dimasak sesuai selera... kemudian LAHAAAPPP...!!
pilih sendiri seafoodnya, minta dimasak sesuai selera... kemudian LAHAAAPPP...!!
Makan besar : Sup Iga, Ikan kuwe bakar, sambal tomat, Daging sapi bakar & sambal kecap....
Makan besar : Sup Iga, Ikan kuwe bakar, sambal tomat, Daging sapi bakar & sambal kecap....
...serta satu hidangan utama : Cumi masak masam-manis. Let the feast BEGIN !! =P~
...serta satu hidangan utama : Cumi masak masam-manis =P~~~~ Let the feast BEGIN !!
Huweeeh… kenyang euy !
sisa-sisa keganasan kami menggasak makan siang. Maklum, laperrr...
sisa-sisa keganasan kami menggasak makan siang. Maklum, laperrr...
OK, setelah menyapu-bersih hidangan makan siang, saatnya dzuhur ke mesjid terdekat… sambil “nurunin” makan siang yang baru masuk ke perut πŸ˜€
Usai dzuhur, setelah perut kembali terasa longgar… saatnya bergerak untuk hidangan selanjutnya : makan Buah Cicah ! πŸ˜€
Buah Cicah ini mirip kayak rujak…cara makannya pun dicocol (dicicah) ke bumbu kental serupa bumbu rujak. Bedanya… kalau buah rujak tu berupa potongan-potongan kecil, untuk buah-cicah ini potongan2 buahnya ditusuk & disusun pada lidi sate… trus dicelup-celup ke bumbu rujaknya macam kalau makan chocolate fondue πŸ˜‰ Rasanya ? gurih, manis, pedas, ada bubuk kacangnya… pokoknya MANTAP !! Dan yang pasti, bikin nagih πŸ˜›

warung buah cicah... Wuuuih, lihat itu tumpukan segala buah-buahannya...
warung buah cicah... Wuuuih, lihat itu tumpukan segala buah-buahannya...
...nggak hanya buah-buahan aja, tapi juga tahu, fish-ba;;, mentimun, telur puyuh & daging sotong! Soooo yummy =P~
...nggak hanya buah-buahan aja, tapi juga tahu, fish-ball, mentimun, telur puyuh & daging sotong! Soooo yummy =P~
Sebelum mulai makan, Nando ngasih demo cara makan buah cicah : Ambil setusuk, celup ke bumbunya, lalu...HAP ! nyammm-nyammm..
Sebelum mulai makan, Nando ngasih demo cara makan buah cicah : Ambil setusuk, celup ke bumbunya, lalu...HAP ! nyammm-nyammm..
...Serbuuuuu..!!!
...Serbuuuuu..!!!
celup, celup, celuupp !!
celup, celup, celuupp !!

Jujur sejujur-jujurnya… ini bikin gue kangeeeen sama rujak buah depan-kampus IPB πŸ˜›

Lepas memnuhi perut dengan bertusuk-tusuk buah cicah, kami lanjut ke pantai Rubina. Pantai ini berhadapan langsung dengan pulau Pinang, dari situ kita bisa melihat gedung KOMTAR. Selama di pantai Rubina, apa lagi kalau bukan buat foto-foto ? πŸ˜€

Kumpulan pohon bakau (mangrove) muda di pantai Rubina
Kumpulan pohon bakau (mangrove) muda di pantai Rubina

Puas jejingkrakan & bersantai-santai dibuai angin pantai Rubina, kami lanjut mengunjungi rumah baru Emme & Nando. Hehe, mereka baru seminggu menempati rumah baru ini & kami adalah satu diantara banyak rombongan yang sepanjang minggu datang berkunjung πŸ˜› Maaf yah Emme & Nando, kalo kita-kita ini jadi ngerepotin πŸ˜›

Di rumah Emme & Nando, kami ngaso sambil nonton video liputan pernikahan mereka (Desember 2008 kemarin) & melihat album foto-foto pernikahan mereka hasil karya Azleena. Wow, surely Azleena’s got talent… hasil foto jepretannya bagus-bagus πŸ˜€ Selesai ngaso, kami main petasan banting (yang tadi dibeli di Rope Walk) di halaman apartemen. Hahaa… udah kayak anak2 kecil aja maenan petasan banting Pop-Pop πŸ˜›


Selepas ashar, barulah kami bergerak menuju acara puncak : makan malam Nasi/Mee Ketam + Udang πŸ˜€ Hwaaaah, benar-benar makan seharian nih judulnya πŸ˜› Tujuan kami sebenarnya adalah menikmati ketam & udang di Warung Pak Su… cuma pas kesana, lha kok tutup tanpa pemberitahuan ? Huhuu.. padahal kata Nando, ketam di warung Pak Su iniΒ  terkenal paling enak se-daerah Juru. Yo wis, akhirnya kami putar haluan menuju restoran Ketam & Udang lainnya di Kampung nelayan di Juru. Disana, gue & Baim memesan seporsi nasi Ketam. Gue sempet melongo pas lihat ada yang memesan seporsi mee ketam-udang… soalnya porsinya “raksasa”, hahaa…! Untunglah seporsi nasi Ketam pesanan kami masih bisa terakomodir oleh perut kami yang sudah 3/4 terisi… Size nasi ketamnya tidak se-gigantic mee ketam-udang πŸ˜›

Ketam yang sangat-sangat menggugah selera... dimasak pedas dengan sedikit "hint" bumbu kacang =P~
Ketam yang sangat-sangat menggugah selera... dimasak pedas dengan sedikit "hint" bumbu kacang =P~
…dan tahu apa yang membuat dinner malam itu terasa makin nikmat ? Kami melahap dinner sambil menikmati suguhan pemandangan ini :

sunset di tepi hutan bakau
sunset di tepi hutan bakau

…sampai jumpa lagi, di acara “Penang Culinary Adventure” selanjutnya !!? πŸ˜€Β  πŸ˜€