February 2nd, 2010
Setelah nunggu 4 tahun-lebih mencari-cari film (bagus) ini… akhirnya kesampaian juga buat nonton
Jujur, dulu tuh susaaah aja buat cari film Le Grand Voyage… dari mulai cari donlotan-nya sampe nyari ke toko DVD langganan (yang jual DVD film-film antik & film-festival), nggak dapet-dapet. Sore weekend kemarin, Baim berhasil bawa-pulang donlotan filmnya & kami pun nonton bareng… yippie ! 
Le Grand Voyage sendiri bercerita tentang Reda, seorang cowo prancis-maroko, dan ayahnya (the father) yang melakukan perjalanan road trip naik mobil bekas menuju… Mekkah. Ayahnya ingin… Selengkapnya
Categories: review |
Tags: france, haji, hajj, le grand voyage, mekkah, movie, pilgrimage, review | 8 Comments
December 2nd, 2009
Horeee… akhirnya paspor kami sudah diperpanjang
Jadi nggak ketar-ketir lagi & bisa perpanjang visa. Kamis minggu lalu, kami jalan ke Konsulat-RI di kota untuk ngurus paspor. Sebenarnya paspornya Baim yang harus segera diperpanjang; paspor gue sendiri masih berlaku untuk beberapa bulan. Tapi sekalian aja ikut diurus; mumpung bisa barengan (lagipula Konsulat nggak dekat dengan rumah
)
Pengurusan perpanjang paspor di Konsulat-RI Penang ternyata cukup cepat & nggak ribet. Kamis dimasukin berkasnya; hari Senin paspor baru udah bisa diambil. Harusnya sih jadi Jumat; tapi karena Jumatnya libur Idul Adha, jadinya paspor baru diambil Senin. Mudah… Selengkapnya
Categories: recycle bin, story lounge |
Tags: Indonesia, konsulat, movie, new moon, ninja assassin, pasfoto, penang, twilight saga, urus paspor | 8 Comments
June 28th, 2009
…dan mengembalikan mood, maka saya berusaha menenggelamkan diri dalam buku-buku & tontonan berikut :
Honeymoon With My Brother > Setelah pernikahannya mendadak dibatalkan secara sepihak oleh sang calon istri (lima hari sebelum pernikahan dilangsungkan), Franz Wisner memutuskan untuk menenangkan dirinya dengan “mematahkan” tradisi berbulan-madu yang biasanya dilakukan oleh sepasang pengantin baru. Instead, Franz mengajak adiknya (Kurt Wisner) untuk memakai tiket & akomodasi perjalanan bulan-madu ke Costa Rica yang sudah dipesannya jauh-jauh hari. Pasca “bulan madu” di Costa Rica, ternyata kenyataan pun belum berpihak ramah pada… Selengkapnya
Categories: library, review, Uncategorized |
Tags: books, leisure, movie | 2 Comments
May 16th, 2009
Siang ini baru saja gue, Baim, Emme, Nando & Bang Azrul “bersenang-senang” di Cathay Cineplex, menonton film yang sudah kami (gue & Emme, sebenarnya
) nanti-nantikan sejak akhir tahun lalu :
Angels & Demons 
Menurut gue, film ini adalah salah-satu book-to movie adaptation yang (ter)bagus yang pernah gue tonton
Memang, layaknya film yang ceritanya diadaptasi dari buku, filmnya sendiri nggak akan tampil 100% “plek” sama dengan cerita asli di bukunya. As we all knew, untuk disajikan/diadaptasi ke dalam bentuk film, cerita asli dari sebuah buku itu mau-nggak-mau harus “dipadatkan”. Namun untuk Angels & Demons ini, alur cerita versi filmnya bisa tampil halus & mengalir, tanpa meninggalkan alur utama & pesan dari cerita aslinya. Nggak seperti Da Vinci Code, yang menurut gue masih terasa agak kepotong-potong dan setiap potongan ceritanya nggak dihubungkan sehalus seperti bagian-bagian cerita di Angels & Demons ini.
Lumayan, … Selengkapnya
Categories: review, with friends |
Tags: angels & demons, movie, review | No Comments
March 2nd, 2009
Setelah nonton donlot-an acara 81st Academy Awards di hari Rabu kemarin & menonton beberapa film yang masuk nominasinya, inilah pendapat gue tentang beberapa film terbaiknya (menurut gue) :… Selengkapnya
Categories: review |
Tags: movie, oscar_2009, review | No Comments
February 15th, 2009
Hohoho…
Jadi, semalem gue baru abis nonton pilem (lagi) sama si Baim, kali ini pilem horror berjudul Midnight Meat Train. GILAK, sakit jiwa-lah ini pilem!
Film ini diangkat dari cerita pendek karya Clive Barker, yang juga bikin cerita Candyman. PANTAS saja, fufufufu. Mengenai Midnight Meat Train sendiri, jeleknya : ini pilem masih mengusung tema “bloodbath”; kata Baim sih masih dalam batas yg wajar (wajar menurut Baim = tidak-wajar menurut gue). Tapi, bagusnya : ni pilem punya cerita & alur yang cukup bagus buat pilem horror, nggak semata-mata mengandalkan mandi-darah-tujuh-malem (eh, itu sih mandi kembang ya?) untuk bikin pilemmnya terasa ngeri-ngeri-sedap.
Iseng gue buka info tentang Midnight Meat Train ini di imdb.com. Pas gue baca nama sutradaranya… … Selengkapnya
Categories: review, story lounge |
Tags: horror, midnight_meat_train, movie, review | No Comments
February 6th, 2009

.
“Every husband loves a wife that much, Ashima…
But they can not afford to build a Taj Mahal.”
.
(Ashoke to Ashima (his wife) during their family trip to Agra when she exclaims how much Shah Jahan loved Mumtaz to build Taj Mahal)… Selengkapnya
Categories: jendela-hati, library |
Tags: books, love, movie, relationship, the_namesake | No Comments
February 4th, 2009

.
.
“Your life is defined by its opportunities… even the ones you miss.”
(Benjamin – The Curious Case of Benjamin Button)
Categories: jendela-hati, library |
Tags: benjamin_button, books, life, movie, opportunities, quotes | No Comments
January 24th, 2009
…malam minggu lalu, gue nonton film ini sama Baim; setelah sejak awal Desember kemarin gue penasaran-setengah-mati tiap kali nonton preview-nya di Cinemax.
Komentar gue buat film ini : A-Must-See !!! 
Seminggu setelah nonton Slumdog Millionaire (SM), gue baca di sebuah situs koran kalau film SM ini memenangkan empat piala Golden Globe utk kategori skenario, musik (original score), sutradara & film (drama) terbaik. Lanjutnya, saat berita nominasi ajang Piala Oscar dirilis tanggal 23 Januari kemarin, SM udah masuk… Selengkapnya
Categories: pool of thoughts, review |
Tags: movie, review, slumdog_millionaire | No Comments
January 23rd, 2009
Diantara film-film drama komedi-romantis yang pernah gue tonton, cuma sedikiiit aja yang jadi favorit gue… Cuma 5 film-lah*, paling-paling. Serendipity (2001) adalah salah satunya. Yeah, … Selengkapnya
Categories: jendela-hati, review |
Tags: love, movie, quotes, review, serendipity | 4 Comments