October 31st, 2010
Usia enam bulan berarti… saatnya belajar melahap makanan pendamping ASI. Welcome to the world of solid food, Alma ! 
Berbulan-bulan sebelumnya, gue udah mikir : “Ntar pas Alma maka, gimana ya ?”. Maksudnya : makanan apa aja yang boleh dimakan, masaknya gimana, peralatannya banyak apa nggak… and so on. Dari jauh-jauh hari pun sudah mulai belajar, sampai nge-list peralatan yang dibutuhkan. Menarik ya, ternyata jadi emak pun harus mau belajar terus
Pencarian gue akhirnya berujung pada buku ini (thanks, Anggi !) dan ini (kado dari Baim, cihuy !). Kedua buku tersebut cukup… Selengkapnya
Categories: gallery, health, pool of thoughts, the baby |
Tags: baby led weaning, bayi, makanan padat, makanan pendamping ASI, motorik kasar, MPASI | 13 Comments
October 30th, 2010
Tutu deui… tutu deui 
Kalau kemarin yang diposting adalah cara-bikin-tutu versi “ribet”, kali ini adalah versi “non-ribet”
Cocok untuk last-minute-halloween costume, atau sekedar jadi rok lucu-lucuan buat dipakai pas jalan-jalan weekend ini. Asli nggak ribet, karena bahan yang dibutuhkan hanya :
- 2 x 1 meter kain tulle (Boleh satu warna, tapi disini saya pakai tiga warna : peach & kuning-lemon)
- Gunting
- Karet elastik
- Celana kecil/training pants
- Benang & jarum jahit
- Buku kamus ukuran besar
- Cemilan, DVD favorit & DVD player
Categories: Do-It-Yourself, the baby |
Tags: ballet halloween, bayi, kostum, no-sew, tutu | 6 Comments
October 8th, 2010
Meski saya suka tidur tengkurep… tapi saya nggak menganut faham bayi-harus-tidur-ditengkurepin-biar-tenang-dan-nyenyak. Yeah. Saat beberapa teman yang punya bayi heboh cerita kalo bayinya sudah ditengkurepin sejak usia dua minggu (atau berapapun, the earlier the better), gue memilih buat nggak menidurkan Alma dalam posisi tengkurep. Pun saat disuruh nengkurepin Alma sedini mungkin (yang katanya supaya leher & tulang belakangnya kuat). Alasannya simpel : 1. dokter bilang jangan ditengkurepin dulu karena kontrol kepalanya belum begitu kuat di bulan-bulan pertama usia si bayi, dan 2. di beberapa literatur yang gue baca, posisi tidur-tengkurep akan memperbesar resiko terjadinya SIDS *amit-amit gebrak-gebrak meja*
Categories: the baby |
Tags: bayi, lima bulan, tengkurep, tidur | 1 Comment
September 8th, 2010
Ternyata oh ternyata… nggak cuma di Penang aja Alma sering dikira sebagai bayi cowok. Begitu dibawa jalan-jalan di Jakarta, rata-rata komentar pertama yang terlontar adalah : “Iiii… bayinya ganteng deh !” atau “Cowok ya, bu ?”
… Gubrakkk.
Bahkan suaminya sahabat gue berkomentar gini waktu pertama kali lihat Alma : “Hmmm… mukanya agak-agak cantik ya.”
Sahabat gue yang lagi asik main-main sama Alma langsung mendelik sadis, “Eeeh, emang beneran ‘cantik’, lageee !!”
“OH, CEWEK THO ?” ujar si suami, kaget, “Gue kira cowok… abis matanya galak !”
Categories: story lounge |
Tags: bayi, empat bulan, telinga, tindik | 13 Comments
August 14th, 2010
Jakarta, baby…. Jakattaaaaa… !
*langsung histeris nyampe di Jakarta*
*sujud cium landasan airport* 
Yap, nyaris setahun setelah lebaran tahun lalu… akhirnya, saya pulang lagi ke Jakarta. Jakarta, kota superparah yang isinya macet dimana-mana, jalanannya penuh metromini & motor-motor yang dikendarai serasa maen pilem Fast ‘n Furious, langganan banjir & ribet segala urusannya… tapi kok ya selalu ngangenin & ingin pulang kesana. Mungkin, ini karena di Jakarta ada orangtua+saudara+sahabat tercinta & banyak makanan enak
)
Eniwei, kali ini kami pulang-mudik bertiga. Yup, bertambah satu anggota keluarga baru… Selengkapnya
Categories: story lounge |
Tags: baby, bayi, Jakarta, mudik, pesawat, terbang | 5 Comments
August 7th, 2010
Indera penciuman adalah salahsatu indera paling primitif yang dimiliki oleh manusia. Primitif disini = berkembang paling awal, selain turut punya efek yang kuat mempengaruhi memori; terutama memori yang memiliki kesan emosional mendalam. Contoh : beberapa diantara kita bisa langsung teringat akan bahagianya masa kecil saat mencium aroma masakan buatan ibu atau nenek… atau terkenang akan kencan pertama bersama pasangan saat mencium aroma parfum yang bercampur dengan aroma tubuhnya… trauma sama kecoa, panik & langsung siaga-1 setiap kali aroma sangitnya kecoa tercium… atau seketika merasa rileks saat mencium wangi segar air hujan yang terbawa angin. Gue sendiri merasa paling… Selengkapnya
Categories: pool of thoughts, story lounge, the baby |
Tags: aroma, ASI, bayi, breastfeed, inisiasi menyusu dini, menyusui, olfaktori | 2 Comments
July 29th, 2010
Segala kegiatan nguplik2 bikin sesuatu selalu jadi kegiatan yang meditatif (bagi gue). Suka aja, dalam keheningan, tangan gue ngoprek-ngoprek bikin apaaa… gitu. Trus jadi deh sesuatu; entah itu masakan, aneka barang, gambar… etc.
Akhir-akhir ini gue mulai “sadar” kalau ternyata, punya me-time nggak harus dengan keluar jalan-jalan & doing some retail therapy. Hehee, iya sih lega… tapi abis itu pusing lagi pas lihat tagihan belanjanya
Yaudah, dengan menghabiskan me-time di rumah, toh gue nggak harus repot-repot mompa ASI & mewanti-wanti Baim dengan sederet instruksi untuk jagain Alma. Sekarang tinggal mikirin : enaknya ngapain ya, buat… Selengkapnya
Categories: Do-It-Yourself, the baby |
Tags: Alma, baby, bando, bayi, me-time, pita, project-baby-Alma | 13 Comments
July 27th, 2010
Sepagian tadi, tumben Alma rewel. Entak kenapa. Bangun pagi, narik-narik baju gue sambil nggeremeng. Sepanjang menyusu juga masih rewel. Popok sudah diganti pun masih menjerit-jerit melengking. Agak mendingan setelah dimandikan, tapi setelah itu… rewel lagi, menangis. Kasihan kalau lihat dia nangis gitu. Yaudah, dikasih susu lagi deh. Kemudian dia menyusu dengan rakus, diselingi satu-dua kali menangis (rewel) lagi. Lepas 10 menit menyusui, tiba-tiba… pluk, dia tidur. Nyenyak. Pulas.
Melihatnya, dalah hati gue ngebatin : “Enak banget yaa jadi bayi… Ngantuk atau kecapekan, nangis. Popok basah & nggak betah, nangis. Laper, tinggal nangis… pasti habis itu langsung
Categories: pool of thoughts, recycle bin |
Tags: bayi, crybaby, rewel, sikap | No Comments
July 16th, 2010
Zaman-dahulu-kala saat single, setelah menikah sampai sebelum Alma lahir, gue nggak tidak terlalu suka bawa tas saat jalan-jalan. Mikirnya : kalau bisa hanya bawa handphone & dompet, buat apa repot bawa tas ? 
Seiring dengan berjalannya waktu (& “belajar” jadi cewek), akhirnya mengalahlah gue pada keadaan dan mulai membiasakan diri bawa tas. Tetapi tetap… masih lebih sering nekad bepergian dengan hanya mengantungi dompet-handphone-kunci rumah.
Setelah Alma lahir & “perdana” diajak jalan-jalan… tidak bisa lagi gue pergi-pergi dengan hanya mengantungi dompet, kunci & handphone. Instead, harus bawa tas khusus berisi segala pirantinya Alma, dari mulai popok… Selengkapnya
Categories: review, story lounge, the baby, travel |
Tags: Alma, baby, bayi, diaper backpack, diaper bag, laptop bag, ransel, tas, travel | 3 Comments
June 28th, 2010
Jadi kemaren tante Ning (adiknya ibu) nemu foto tua yang kemudian disandingkan dengan fotonya ALma sekarang… hasilnya kayak gini :

Hayo, siapa mirip sama siapa, hayooo ? 
Sayangnya, gue nggak nemu foto Baim waktu masih bayi. Kalau ketemu & dipajang, mungkin bakal lebih seru lagi acara mirip-miripannya
… Selengkapnya
Categories: gallery, the baby |
Tags: Aini, Alma, baim, bayi, foto | 7 Comments