July 25th, 2011
Saat Alma lahir & menerima kado-kado dari para saudara, gue menemukan tulisan berikut tercetak di salahsatu bungkus gendongan bayi buatan lokal :

Nggak tahu kenapa, membacanya membuat gue makin terpacu untuk memberikan ASI buat Alma, diatas breastfeeding problems yang saat itu sedang dialami. Saat itu yang bisa gue kasih ke Alma cuma ASI, ya udah, itu saja yang semaksimal mungkin gue usahakan. Somehow, kampanye macam ini yang gue rasa ‘ngena‘ ke gue (gue nggak bicara kena-apa-nggaknya di orang lain yah). Lebih di luar apa… Selengkapnya
Categories: pool of thoughts |
Tags: air susu ibu, ASI, breastfeeding, empati, kampanye, menyusui, simpati | 6 Comments
December 5th, 2010
Sebagai orang yang agak-agak buta-nada & suka males kalau disuruh nyanyi, hobi baru gue selama 7 bulan belakangan ini terbilang cukup “unik” : nyanyi buat Alma. Yeah, punya anak bisa bikin orang jadi berani (atau dituntut ?) mencoba hal-hal baru, terutama hal-hal yang dulu nggak pernah pengen dicoba. Nyanyinya sih hanya lullaby a.k.a lagu nina bobo yang simpel-simpel aja.
Sebenarnya ada satu kejadian yang bikin gue terdorong untuk bernyanyi ini. Balik ke jaman waktu kerja dulu, di sebuah acara sekolah yang mengharuskan gue menemani murid-murid yang nginep di sekolah. Pas malam saat lampu sudah dimatikan &… Selengkapnya
Categories: family room, jendela-hati, pool of thoughts, the baby |
Tags: AT Mahmud, bayi, Ibu Sud, lagu anak-anak, lullaby, nina bobo, nyanyi, Pak Kasur, tidur | 5 Comments
November 18th, 2010
Siapa tuh yang postingan sebelumnya bilang mau tidur jam 12 ? Siapa, ha ? Siapa ?? *lupaingatan*
Jam duabelas-apaan. Yang ada gue baru tidur jam 5 pagi. Serius. Penyebabnya ? Alma fussy (lagi)
i wish i knew apa yang bikin Alma semalaman restless & nggak nyaman; dia hanya bangun, nangis, nyusu banyak banget, lalu tidur lagi, bangun lagi saban sejam… dan ditutup dengan tangisan maut pas jam 5 pagi. Menyisakan emaknya yang sukses teler & kembali melumurkan minyak angin di setiap sendi tubuhnya. Setelah nyerah & Baim ngambil alih ngangon Alma, gantian gue yang tidur… Selengkapnya
Categories: pool of thoughts |
Tags: idul adha, kurban, lebaran haji, penang | 3 Comments
October 31st, 2010
Usia enam bulan berarti… saatnya belajar melahap makanan pendamping ASI. Welcome to the world of solid food, Alma ! 
Berbulan-bulan sebelumnya, gue udah mikir : “Ntar pas Alma maka, gimana ya ?”. Maksudnya : makanan apa aja yang boleh dimakan, masaknya gimana, peralatannya banyak apa nggak… and so on. Dari jauh-jauh hari pun sudah mulai belajar, sampai nge-list peralatan yang dibutuhkan. Menarik ya, ternyata jadi emak pun harus mau belajar terus
Pencarian gue akhirnya berujung pada buku ini (thanks, Anggi !) dan ini (kado dari Baim, cihuy !). Kedua buku tersebut cukup… Selengkapnya
Categories: gallery, health, pool of thoughts, the baby |
Tags: baby led weaning, bayi, makanan padat, makanan pendamping ASI, motorik kasar, MPASI | 13 Comments
October 14th, 2010
There is a little truth behind every “just kidding”…
There is a little emotion behind “I don’t care”…
There is a little pain behind “It’s OK !”
There is a little “I need you…” behind “Leave me alone !”
.
.
(taken from @ihatequotes)
Categories: pool of thoughts |
Tags: life, quote | 5 Comments
August 7th, 2010
Indera penciuman adalah salahsatu indera paling primitif yang dimiliki oleh manusia. Primitif disini = berkembang paling awal, selain turut punya efek yang kuat mempengaruhi memori; terutama memori yang memiliki kesan emosional mendalam. Contoh : beberapa diantara kita bisa langsung teringat akan bahagianya masa kecil saat mencium aroma masakan buatan ibu atau nenek… atau terkenang akan kencan pertama bersama pasangan saat mencium aroma parfum yang bercampur dengan aroma tubuhnya… trauma sama kecoa, panik & langsung siaga-1 setiap kali aroma sangitnya kecoa tercium… atau seketika merasa rileks saat mencium wangi segar air hujan yang terbawa angin. Gue sendiri merasa paling… Selengkapnya
Categories: pool of thoughts, story lounge, the baby |
Tags: aroma, ASI, bayi, breastfeed, inisiasi menyusu dini, menyusui, olfaktori | 2 Comments
July 27th, 2010
Sepagian tadi, tumben Alma rewel. Entak kenapa. Bangun pagi, narik-narik baju gue sambil nggeremeng. Sepanjang menyusu juga masih rewel. Popok sudah diganti pun masih menjerit-jerit melengking. Agak mendingan setelah dimandikan, tapi setelah itu… rewel lagi, menangis. Kasihan kalau lihat dia nangis gitu. Yaudah, dikasih susu lagi deh. Kemudian dia menyusu dengan rakus, diselingi satu-dua kali menangis (rewel) lagi. Lepas 10 menit menyusui, tiba-tiba… pluk, dia tidur. Nyenyak. Pulas.
Melihatnya, dalah hati gue ngebatin : “Enak banget yaa jadi bayi… Ngantuk atau kecapekan, nangis. Popok basah & nggak betah, nangis. Laper, tinggal nangis… pasti habis itu langsung
Categories: pool of thoughts, recycle bin |
Tags: bayi, crybaby, rewel, sikap | No Comments
June 19th, 2010
Sekitar minggu lalu ya, banyak dilansir berita kalau pihak pengelola TransJKT memisahkan antrian bus untuk laki-laki & perempuan, terkait dengan kejadian pelecehan didalam bus (atau di halte bus-nya ya ? cmiiw) ?
Bukannya gimana-gimana sih… tapi gue jadi bingung aja : ini halte bus, apa musholla ? Kalau pemisahan area antara penumpang yang mau naik & yang pada turun, OK-lah… kayak MRT-nya S’pore, biar flow penumpang yang mau naik & turun terkontrol rapi, nggak bejubel & nggak dusel-duselan gila. Tapi kalo pemisahan antrian berdasarkan gender ? Nggak sekalian dipakein tirai-hijab aja tuh biar beneran kepisah ?… Selengkapnya
Categories: pool of thoughts, recycle bin |
Tags: Jakarta, lingkungan, transjakarta, transportasi | 1 Comment
June 14th, 2010
Kemarin ada teman yang cerita (atau ngeluh ?) kalau dia dalam status bangkrut setelah berbelanja perlengkapan bayi, “Gue nggak nyangka, ternyata barang-barangnya bayi tuh banyak banget ya ?? Lebih banyak daripada kebutuhan bokap-nyokapnya ! Padahal masih sekecil itu ! Lu dulu pas belanja mpe bangkrut gini gak sih ?” ujarnya. Hehee, problem klasik-lah ini. Tapi sebenarnya nggak perlu sampai bangkrut lho… asalkan tahu triknya.
1. Beli yang perlu-perlu aja.
Nah… ini dia yang rada susah; soalnya begitu sampe di TKP (toko kelengkapan perbayian), semuanya keliatan perlu dibeli
Tapi untuk permulaan, beli kebutuhan dasar untuk minggu-minggu… Selengkapnya
Categories: piggybank, pool of thoughts, review |
Tags: belanja, diskon, hemat, perlengkapan bayi, reuse | 5 Comments
June 11th, 2010
Di suatu malam (atau tepatnya : tengah-malam), saat sedang teler-telernya menggendong Alma yang seharian heboh-rewel, gue bengong… benak menerawang nggak jelas… dan tiba-tiba aja datang pikiran ini : alangkah nikmatnya kalau saja ada mesin pengurus bayi, yang bisa membuat gue lepas barang sejam dari Alma. Jadi gue bisa selonjorin kaki, menarik napas lega & santai sejenak, sementara itu mesin ‘megang’ Alma.
Serius.
Mesin ini haruslah canggih, berteknologi tinggi, tahan banting, mudah dibersihkan & mudah dioperasikan. Selain itu juga dilengkapi berbagai sensor yang mampu mendeteksi suara bayi, suhu tubuh, suhu ruangan, kecepatan respirasi, tonus otot… Selengkapnya
Categories: pool of thoughts | 5 Comments