Klappertaart Keju
August 1st, 2009
Pulang ke Jakarta berarti… siap-siap ditodong untuk “masak”
Selama di Penang, tiap kali Ali-Agam tanya “Masak apa, Kak ??”, apapun jawaban gue selalu dibalas dengan todongan “Ntar kalo pulang masakin ya ??? Curang lu, di Penang doang masaknya.”
Ya iya laaah gue masak-nya di Penang… kalo gak masak, si Baim makan apa, coba… ? ![]()
Salah satu hal yang menyenangkan dari pulang ke Jakarta adalah… ada oven di kompor rumah nyokap
Berbeda dengan di flat sewaan kami, dimana kompornya nggak ber-oven. Mau beli oven terpisah, kok ya rada mahal & sayang aja… karena cita-cita gue adalah punya kompor plus komplit dengan oven-nya, layaknya di iklan kitchen-set iKEA atau Electrolux (amiiiinnn !!). Karena disini nggak ada oven, maka jadilah gue harus ekstra-kreatif membuat cemilan snack untuk Baim. Rada-rada mati gaya sih. Tapi begitu pulang ke Jakarta… wahaaaaa, langsung deh segala resep makanan panggang-panggangan berseliweran dalam otak gue… enakan bikin Japanese Cheesecake, Banana Bread, atau Carrot n Cheese-Muffin, ya ? Atau bikin Lasagna ? Tapi kayaknya bikin Mousakka atau Spaghetti Panggang tu asik juga nih… Aaaah, jadi bingung ![]()
Ujung-ujungnya… gak ada satupun masakan di atas yang jadi gue bikin
Selain gue cuma sebentar di Jakarta, gue pun harus juggling antara Jakarta & Bogor (maklum… udah punya 2 ortu sekarang
). Akhirnya hanya satu kue yang sempat gue buat; kue cemilan favoritnya Ibu-Ayah, yang biasanya ibu minta buatkan terutama kalau ada sisa roti di kulkas, yang doyan beliau santap saat ngopi / minum teh… & yang biasanya hampir selalu ibu minta buatkan tiap kali gue pulang ke rumah : Klappertaart ![]()
Di Indonesia, Klappertaart dikenal sebagai kue dessert khas Manado (Sulawesi Utara). Teksturnya lembut, dan rasanya gurih. Klappertaart ini ada 2 macam : ada yang menggunakan roti & dipanggang sehingga teksturnya menyerupai cake/pudding roti, ada pula yang dimasak menyerupai custard cream/creme brulee & kemudian didinginkan sebelum disantap. Apapun cara masaknya, sesuai namanya, bahan utama dari kue Klappertaart ini adalah daging buah kelapa muda
Dibumbui dengan taburan bubuk kayu manis, kacang kenari, kismis & sedikiiiit aroma rhum, sekilas aromanya mengingatkan gue akan kue-kue Belanda. I guess, mungkin Klappertaart ini diramu oleh para noni Belanda yang dulu tinggal di tanah Sulawesi sana… dengan memanfaatkan daging kelapa muda yang melimpah-ruah di timur Indonesia sana (sotoy MODE-ON
). Sesuai dengan request-nya Ibu yang sukaaaaa banget sama keju, maka gue menambahkan ekstra keju ke dalam adonan Klappertaart. Jadi inget deh, dulu juga pernah bikinin klappertaart dalam cup-cup kecil untuk bantuin bazaar-nya murid-muridku dan… laris manis !!!
Tertarik menjajal resepnya ? Monggo dibaca…
Bahan-bahan :
- Daging buah dari 4 buah kelapa muda
- 6 lembar roti tawar, potong kecil-kecil
- 70 gr tepung terigu (jadikan 100 gr kalau mau membuat Klappertaart yang creamy serupa custard cream… tapi nggak pakai roti)
- 100 ml air kelapa muda
- 100 ml santan Kara
- 1000 ml susu cair
- 1/2 kaleng susu kental manis (sekitar 10 sdm)
- Bubuk vanili, seujung sendok teh
- 3 sdm mentega/margarin
- 150 gr gula
- 5 bh kuning telur
- 2 bh putih telur
- 100 gr keju Cheddar parut
- bubuk kayu manis secukupnya
- 100 gr kismis, rendam dalam 1 sdm rhum essence & air hangat (jangan air panas, tinggi airnya cukup menutupi permukaan gundukan kismis), tutup & diamkan 15 menit, lalu tiriskan
Taburan topping :
50 gr keju Cheddar parut
100 gr kacang Almond/kenari, cincang & panggang 5 menit

Cara bikin :
- Tiriskan daging kelapa muda dari airnya. Tampung air kelapa muda dalam wadah terpisah
- Campurkan air kelapa muda & santan kara, aduk rata… lalu masukkan terigu & sedikit kayumanis bubuk. Aduk rata sampai tidak ada terigu yang menggumpal
- Rendam potongan roti dalam setengah bagian susu, aduk dengan garpu sampai semua susu meresap kedalam roti. Tutup.
- Dengan api sedang, panaskan sisa susu & setengah bagian gula, aduk-aduk sampai gula larut semua.
- Masukkan campuran kara-tepung kedalam susu, aduk rata
- Kocok setengah bagian gula dengan telur sampai berbuih & warnanya kuning mudaaa… kemudian tambahkan kedalamnya adonan susu-tepung di atas. Masak terus sambil diaduk sampai kental & tercampur rata
- Masukkan mentega, aduk.
- Masukkan roti, kismis & bubuk kayumanis. Aduk-aduk sampai tercampur sambil ditambahkan susu kental manis.
- Next : masukkan daging kelapa muda & keju. Dan bubuk vanili.
- Teruskan mengaduk sampai adonan menjadi kental dengan merata. Saat keluar letupan pertama pada adonan yang sedang dimasak, matikan api kompor.
- Aduk-aduk lembut hingga adonan menghangat (tidak panas lagi). Jika suka rhum, tambahkan 1 sendok makan rhum saat adonan klappertaart ini sudah tidak panas, kemudian aduk asal tercampur.
- Panaskan oven dengan suhu 160′C selama 5 menit
- Olesi pinggan-tahan-panas/cup-cup alumunium foil dengan mentega/margarin, kemudian tuang adonan klappertaart kedalamnya. Taburkan serpih almond & keju di permukaan klappertaart.
*#* Disinilah perbedaan antara klappertaart panggang & dingin : kalau sukanya klappertaart yang bertekstur lembut & padat seperti cake, langsung panggang biasa aja dalam oven 160′C selama 20 menit…

Tapi… kalau suka tekstur klappertaart panggang yang creamy, panggang secara bain-marie (di-tim)…

Kalau sukanya klappertaart yang dingin (seperti yang biasanya dijual & biasanya nggak pakai roti), setelah ditaburi keju & almond, dinginkan klappertaart dalam kulkas selama 1-2 jam, then sajikan dingin2 (karena sebenarnya adonan tersebut sudah masak sebelum dipanggang). Tapi hasil panggangan bain-marie yang sudah matangpun akan menghasilkan Klappertaart yang sama lembutnya dengan klappertaart dingin… kalau kemudian didinginkan (ya iya laaah)
Bedanya hanya toppingnya lebih crusty kriukkk-kriukkk ajah ![]()
Dengan 1 adonan sejumlah di atas, bisa jadi 2 loyang klappertaart… kalau pakai loyang berukuran sedang. Sekali jalan, bisa bikinin untuk ibu-ayah & abah-bunda juga
Sorry… disini nggak ditaruh foto klappertaart buatanku yang udah jadi, karena keburu diserbu sama ibu & adek2 ku
I, personally, paling suka makan klappertaart ditemani segelas kopi… Hmmm, rasanya nge-blend ajah. Wah, lain waktu pengen coba bikin Klappertaart Wilton ah ![]()
Selamat menjajal resepnya yaa ![]()
Related posts:
Categories: moi kitchenette | Tags: 2009, ayah, bag, baim, bogor, cemilan, cream, daging, dip, foto, ibu, ikea, Indonesia, Jakarta, japan, keju, kitchen, KL, kopi, kreatif, kue, minum, mo, ortu, panas, penang, pulang, resep, snack, spa, tas, teh, waktu



